Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Monday, August 22, 2011

5 Temuan Medis Terheboh Sepanjang Tahun 2010

Berbagai penelitian kesehatan telah mengungkap banyak hal sepanjang tahun 2010. Dari sekian banyak, ada beberapa yang cukup mengejutkan mulai dari kolesterol jahat yang ternyata tidak semuanya jahat hingga terungkapnya efek samping pil tidur sangat ekstrem.

Dikutip dari MensHealth.com, berikut ini 5 penemuan penting sepanjang tahun 2010 yang cukup mengejutkan.

1. Tak semua kolesterol jahat (LDL) benar-benar jahat
Bertahun-tahun lamanya low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat diyakini sebagai biangnya masalah jantung dan pembuluh darah. Berbagai program diet dan pengobatan hampir selalu ditujukan untuk mengurangi kadar LDL.

Namun sebuah penelitian yang dilakukan Ronald M Krauss, MD dari Children's Hospital Oakland Research Institute meruntuhkan anggapan itu pada Agustus 2010. Krauss mengungkap partikel LDL yang besar dan halus umumnya tidak berbahaya, sementara yang berbahaya hanya partikel LDL yang memiliki ukuran kecil dan lebih padat.

2. Banyak duduk dapat memperpendek usia
Gaya hidup moderen mengharuskan banyak orang melewatkan waktunya selama berjam-jam untuk duduk di kursi. Sore atau malam harinya setelah selesai bekerja, orang-orang itu mengimbanginya dengan olahraga dan menganggap hal itu tidak menjadi masalah.

Namun penelitian yang dilakukan Marc Hamilton PhD dari Pennington Biomedical Research Center membuktikan bahwa duduk terlalu lama bisa memperpendek usia. Bahkan meski diimbangi olahraga, dampaknya akan tetap sama ketika seseorang masih melewatkan waktu berjam-jam dengan duduk terus menerus.

3. HPV juga memicu kanker mulut
Selama ini human papiloma virus (HPV) dikenal sebagai penyebab kanker leher rahim (cervix uterus). namun penelitian yang dilakukan Alyssa Giacobbe dari Women's Health menunjukkan virus tersebut juga dapat memicu kanker oropharyngeal di sekitar mulut dan kerongkongan.

Penularan virus tersebut terjadi melalui kontak seksual, terutama saat melakukan seks oral yang tidak aman dengan orang yang terinfeksi. Celakanya, begitu sudah menginfeksi maka virus tersebut tidak pernah benar-benar bisa diusir dari tubuh.

4. Pil tidur zolpidem tartrate menyebabkan 'ngelindur'
Bagi sebagian warga Amerika yang super sibuk, pil tidur sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Namun jenis pil tidur terbaru yakni zolpidem tartrate atau dipasarkan dengan nama dagang Ambien dilaporkan memicu efek samping yang sangat mengerikan yakni parasomnia atau melakukan aktivitas yang tak dikehendaki saat tidur.

Bukan hanya berjalan saat tidur, beberapa korban Ambien mengaku tanpa sadar pernah mengemudi saat tidur lalu mengalami kecelakaan. Ada juga yang menyantap makanan saat tidur, bahkan ada yang tidak ingat apa-apa dan ketika terbangun tiba-tiba sudah ada di dalam penjara.

5. Masuknya kettlebell ke ruang fitness
Kettlebell atau bola besi seberat 16 kg asal Russia yang mirip peluru meriam ini telah digunakan berabad-abad untuk latihan beban. Beberapa pusat kebugaran juga telah lama menggunakannya untuk latihan beban, namun baru mencapai puncak popularitasnya di tahun 2010 ini.

Kelebihan kettlebell dibanding barbel dan sejenisnya adalah letak pusat grafitasi (center of gravity) yang berada di pergelangan tangan, sehingga memudahkan variasi gerakan. Dampaknya, metabolisme dan pembakaran kalori bisa berlangsung lebih intens ketika menggunakan kettlebell dalam latihan beban. source

10 Penemuan Sains Terbaik Dunia Tahun 2010

Para ilmuwan dari berbagai bidang seperti kimia, astronomi, biologi, arkeologi, dan palaentologi telah berhasil menemukan fakta-fakta spektakuler dalam sains. Berikut ini adalah penemuan sains terbaik sepanjang tahun 2010 yang dipublikasikan oleh Majalah Times. Di antara daftar penemuan terbaiknya, terdapat satu penemuan yang merupakan keberhasilan ilmuwan asal Indonesia.
 
 

1. Dinosaurus Bertanduk Bulan September tahun ini, para ilmuwan resmi menamai satu golongan baru dinosaurus yang disebut Kosmoceratops. Berat badan golongan dinosaurus tersebut mencapai 2500 kilogram. Dan, yang membuatnya unik adalah adanya 15 buah tanduk di kepalanya. 
 
Kosmoceratops sebenarnya telah ditemukan pada tahun 2007, namun para ilmuwan baru bisa mengidentifikasinya tahun ini. Golongan dinosaurus itu diduga hidup 76 juta tahun yang lalu di wilayah yang kini dikenal dengan nama Utah, Amerika Serikat.

2. Muons dan Pembentukan Alam Semesta Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semsta.

Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori. Hingga tahun ini, percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons.

Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.

3. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan, tepatnya di wilayah kutub selatan bulan. Jumlah air di permukaan bulan yang ditemukan dalam riset tersebut sangat mengejutkan, lebih dari 50% dari yang diharapkan.

Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Hl itu bisa menghemat biaya misi pendaratan ke bulan sebab tak perlu membawa air dari bumi.

4. Piramid Mexico Teotihuacan Para arkeolog yang meneliti Piramid Mexico Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.

5. Gen Penyebab Penuaan Mengapa orang-orang tertentu tampak cepat tua? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.

Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya.

Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.

6. Planet Ekstra Surya Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti.

Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180. Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu pnas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari.

7. Metamaterial Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa "mengaduk" aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

8. Penemuan Australopithecus sediba Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu.

Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapens atau manusia modern. Penemuan spesies ini, menurut para ilmuwan, bisa melengkapi data evolusi manusia.

9. Ununseptium Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan "island of stability", dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.

10. Rahasia Kucing Menyeruput Susu Para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Virgiania Tech dan Princeton University menemukan rahasia cara kucing menyeruput susu. Mereka menemukan bahwa ketika kucing akan minum, lidahnya menjulur terlebih dahulu mebentuk huruf J.
 
Akibat kemampuan tersebut, kucing tak harus memasukkan seluruh lidahnya ke wadah susu. Bentuk huruf J memungkinkan terbentuknya lajur susu di antara lidah yang bergerak dengan permukaan cairan. Ketika kucing menutup mulut, susu pun bisa diminum tanpa mengakibatkan dagu menjadi basah. source